Liputan Khusus

Target pembangunan rumah sederhana sehat bagi masyarakat menengah bawah di sejumlah daerah banyak yang tidak tercapai. Pemerintah daerah dianggap menjadi salah satu faktor penghambat.

Tingkat suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) yang kini berkisar 14-18 % menyebabkan penjualan rumah kelas menengah ke bawah turun 32%. Penurunan itu diprediksi berlanjut hingga triwulan I – 2009.

2009-01-12 02:21:14

KEPUTUSAN-KEPUTUSAN RAKERNAS

Keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam Rakernas REI di Bali 2008

Kondisi krisis keuangaan global yang pengaruhnya mulai dirasakan Indonesia terkait ketatnya likuiditas perbankan dan tingginya suku bunga kredit mengancam sektor properti.  Terkait dengan kondisi tersebut, Rapat Kerja Nasional Realestat Indonesia (Rakernas REI) yang berlangsung 29-31 Oktober 2008 lalu di Nusa Dua Bali telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada DPP REI untuk kemudian butir-butir rekomendasi tersebut diteruskan kepada Pemerintah.

2008-08-20 02:34:17

Melangkah di Atas Kerikil Tajam

Walaupun menghadapi berbagai kendala pengembangan rusunami tetap jalan terus. Sampai 2008 pengembang yang berencana membangun rusunami sudah 178 tower. Sebanyak 38 tower dalam proses perizinan dan pembangunan, sedangkan 140 tower memasuki tahap verifikasi.

Daya beli dan permintaan pasar ada batasnya. Dalam kondisi belum sepenuhnya stabil, siasat penjualan harus dilakukan secara cermat.

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) selalu menimbulkan kecemasan. Ongkos angkutan laut, udara, dan darat sudah pasti naik karena semua angkutan ini menggunakan BBM. Padahal jauh sebelum ribut-ribut kenaikan BBM, pelaku industri properti sudah dipusingkan biaya produksi yang terus merangkak naik. Harga besi beton, semen, pasir dan bahan bangunan lainnya membuat para kontraktor menekan pemilik proyek menaikkan nilai proyeknya. Dengan dalil ini, harga rumah (biasanya) ikut naik. Berbagai kalangan menyebutkan, lonjakan harga rumah bisa mencapai angka 15 - 20 persen.

Komisi V DPR RI tanggal bulan Januari 2008 lalu mengundang segenap stakeholder properti terkait evaluasi dan program soal perumahan rakyat. Rapat dengar pendapat yang dipimpin oleh wakil Komisi V DPR RI, Yosep Umar Hadi tersebut dihadiri oleh jajaran direksi BTN, SMF, Perumnas, Ketua Bapertarum-PNS serta asosiasi pengembang swasta. Dari hasil rapat dengar pendapat tersebut dihasilkan sembilan rekomendasi yang akan dibawa kepemerintah dan pihak-pihak terkait.

Menpera meminta pemerintah daerah, untuk mempermudah perizinan pembangunan Apartemen Bersubsid

Pemerintah pusat terus mendorong pembangunan apartemen bersubsidi di kota-kota penyangga Jakarta, seperti Tangerang, Bogor, Bekasi, dan Depok karena kebutuhan rusunami bukan hanya di daerah Jakarta saja. Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Muhammad Yusuf Asy’ari mengatakan hal tersebut disela-sela grand launching apartemen bersubsidi di Perumahan Modernland Tangerang.

Kemenpera menjanjikan kesimpulan hasil evaluasi usulan kenaikan harga jual maksimal RSH bisa diumumkan sebelum kuartal pertama 2008. "Kami akui ini keputusan sulit dan dilematis. Tetapi pemerintah harus memilih, menaikkan harga RSH atau pasokan terganggu" ujar Sudjadi, Ketua DPD REI Jawa Tengah

Di tengah hingar bingar pemilihan Ketua Umum DPP REI, sebetulnya  hal yang tidak kalah pentingnya dalam kegiatan Munas  adalah sidang-sidang komisi yang membahas  dan sekaligus  memberikan  rekomendasi yang harus ditindak lanjuti oleh pengurus  REI 2007-2010 yang baru terbentuk. Berikut ini rangkuman  beberapa program umum REI dan Pokok-Pokok Pikiran yang kemudian disepakati oleh peserta Munas untuk menjadi program kerja pengurus REI ke depan

2008-04-22 03:02:41

Program Seratus Hari REI

Munas REI XII 2007 mengamanatkan berbagai isu strategis yang harus segera ditindaklanjuti oleh kepengurusan baru di bawah kepemimpinan F. Teguh Satria dan Alwi Bagir Mulachela. Satu hal yang cukup menarik dan kemudian dirumuskan menjadi amanat dari peserta Munas kepada pengurus DPP REI adalah bahwa REI harus memberikan jawaban atas kritik Wakil Presiden, Muhammad Yusuf Kalla ketika memberikan sambutan pembukaan Munas.

Dari waktu ke waktu REI terus menunjukkan peningkatan peran sertanya hingga akhirnya menjadi pemeran utama dalam pembangunan perumahan dan permukiman, khususnya pembangunan RSH. Kebutuhan perumahan bagi penduduk di Indonesia saat ini pada umumnya dilaksanakan secara informal yang mencapai 85 % dari total pembangunan rumah, sisanya sebesar 15 % dilaksanakan secara formal baik oleh Pemerintah melalui Perum Perumnas, pihak swasta, terutama melalui Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) dan koperasi.

Kehadiran Presiden RI, DR. H.Susilo Bambang Yudhoyono pada acara Peresmian 100.000 unit Rumah Sederhana Sehat (RSH) ke dua yang dibangun oleh anggota REI seluruh Indonesia, 1 November 2007 di Perumahan Citra Indah Kota Nuansa Alam Timur Cibubur, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat patut disyukuri. Dan kebetulan, waktunya pun bertepatan dengan usia tiga tahun pemerintahan kabinet Indonesia Bersatu.

Industri yang terkait baik langsung maupun tidak langsung dengan pembangunan RS/RSS meliputi industri jasa atau industri bahan bangunan

powered by indonesianestate.com(2008)
Beranda - FAQ - Peta Situs - Kontak - Sign In